Kalender Pendidikan Tahun 2019-2020 Provinsi Jawa Timur

Kalender Pendidikan Tahun 2019-2020 Provinsi Jawa Timur
Kalender Pendidikan Tahun 2019-2020 Provinsi Jawa Timur

Download Kalender Pendidikan Tahun 2019-2020 Provinsi Jawa Timur

Berkas Kalender Pendidikan Tahun 2019-2020 Provinsi Jawa Timur untuk TK, SD, SMP, SMA, SMK, SLB ini adalah berkas Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Nomor:884/2697/101.1/2019 Tentang Hari Efektif, Hari Efektif Fakultatif, dan Hari Libur Bagi Satuan Pendidikan di Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2019/2020. Berikut ini kutipan teks keterangan mengenai Kalender Pendidikan Tahun 2019-2020 Provinsi Jawa Timur:

KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR

MENIMBANG: 
a.   bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 13 Tahun 2015 Tentang Perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan;, dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Pembagian Urusan Pemerintahan, antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, mempunyai kewenangan menetapkan kalender pendidikan dan  jumlah  jam  belajar  efektif  setiap tahun bagi pendidikan dasar dan menengah;

b. bahwa sehubungan dengan huruf a dan ditetapkannya sistem semester, dipandang perlu menetapkan tentang Hari Efektif, Hari Efektif Fakultatif, dan Hari Libur bagi Satuan Pendidikan di Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

MENGINGAT:
  1. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
  3. Peraturan   Pemerintah   Nomor   66   Tahun   2010   tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaran Pendidikan;
  4. Peraturan  Pemerintah  RI  Nomor  13  Tahun  2015  tentang Perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
  5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif bagi Peserta Didik yang memiliki kelainan dan/atau bakat istimewa;
  6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMA/MA;
  7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMK/MAK;
  8. Pereraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 61 Tahun 2014 tentang KTSP;
  9. Peraturan  Menteri  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Nomor  20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah;
  10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah; 
  11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah;
  12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan Dasar dan Menengah;
  13. Permendikbud     Nomor     158     Tahun     2014     tentang Penyelenggaraan  Sistem  Kredit  Semester  pada  pendidikan dasar dan pendidikan menengah;
  14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 160 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum Tahun 2013;
  15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru, pada Taman  Kanak-kanak,  Sekolah  Dasar,  Sekolah  Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas,  dan  Sekolah Menengah Kejuruan;
  16. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 11 Tahun 2017 tetang Penyelenggaran Pendidikan;
  17. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 6 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pendidikan inklusif Provinsi Jawa Timur;
  18. Peraturan  Gubernur  Jawa  Timur  Nomor  22  Tahun  2017 tentang Percepatan Revitalisasi SMK;
  19. Perdirjen  Dikdasmen  No.  10/D/KR/2017  tentang  struktur kurikulum, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar dan Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus.
  20. SK  Dirjen  Dikdasmen  130/D/KEP/KR/2017  tetang  Struktur Kurikulum Pendidikan Menengah Kejuruan.

MEMPERHATIKAN: Rapat Koordinasi Penetapan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2019/2020

MEMUTUSKAN
MENETAPKAN : Hari  Efektif,  Hari  Efektif  Fakultatif,  dan  hari  Libur  bagi Satuan Pendidikan di Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2019/2020

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
Dalam Keputusan ini yang dimaksud dengan :
  1. Satuan Pendidikan meliputi Taman Kanak-Kanak Luar Biasa, Sekolah Dasar Luar Biasa, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa dan Sekolah Menengah Kejuruan.
  2. Hari efektif adalah hari belajar yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum.
  3. Hari efektif fakultatif adalah hari efektif dan atau kegiatan lain yang menunjang pembelajaran.
  4. Minggu efektif adalah waktu belajar selama 5 (lima) atau 6 (enam) hari kerja yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran dan tidak boleh kurang dari jumlah jam pelajaran per minggu sesuai dengan ketentuan kurikulum yang berlaku pada suatu satuan pendidikan. 
  5. Libur semester adalah libur yang diadakan pada akhir setiap semester.
  6. Libur umum adalah libur yang berkaitan dengan hari minggu.
  7. Libur hari besar adalah waktu libur yang diadakan sehubungan dengan peringatan keagamaan atau hari peringatan lainnya.
  8. Libur khusus adalah libur yang diadakan karena kondisi/keadaan tertentu, yang akan ditetapkan kemudian oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

BAB II
PERMULAAN DAN AKHIR TAHUN PELAJARAN

Pasal 2
(1) Permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari Senin tanggal 15 Juli 2019.
(2) Akhir tahun pelajaran pada hari Sabtu tanggal 20 Juni 2020.

BAB III
HARI PERTAMA KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pasal 3
(1) Hari  pertama  kegiatan  pembelajaran  merupakan  serangkaian  kegiatan  satuan pendidikan diisi dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru;

(2) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung selama 3 (tiga) hari yaitu tanggal 15 s.d.17 Juli 2019.

Pasal 4
Hari pertama kegiatan pembelajaran :

(1) Bagi TKLB dan SDLB diadakan kegiatan antara lain :
a.  Pengenalan sekolah, sosialisasi dan cara belajar;
b. Pengumpulan data untuk kepentingan tata usaha sekolah dan Komite Sekolah seperti angket orangtua, angket peserta didik dan pengisian catatan kumulatif buku laporan pribadi atau buku laporan pendidikan.

(2) Bagi kelas VII SMPLB, kelas X SMA, SMALB, dan SMK diisi dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)  bagi peserta didik baru yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Provinsi Jawa Timur

BAB IV
BEBAN BELAJAR

Pasal 5

(1) Dalam penyelenggaraan pendidikan, satuan pendidikan menggunakan sistem semester yang membagi 1 (satu) tahun pelajaran menjadi semester ganjil dan semester genap baik bagi satuan pendidikan yang menggunakan sistem reguler dan atau sistem kredit semester (SKS);

(2) Jumlah minggu efektif dalam satu tahun pelajaran : 
a.  Kurikulum 2006, jumlah minggu efektif 34-38 minggu, dengan rincian masing- masing semester paling sedikit 17 minggu dan paling banyak 19 minggu;

b.  Kurikulum  2013,  jumlah  minggu  efektif  minimal  36  minggu,  dengan  rincian semester 1 s.d 5 paling sedikit 18 minggu, sedangkan semester genap kelas XII SMA/SMALB, dan SMK/SMKLB paling sedikit 14 minggu;

(3) Satuan pendidikan dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dalam satu minggu 5 (lima) atau 6 (enam) hari;

(4) Jumlah hari belajar efektif fakultatif dalam (satu) tahun pelajaran sebanyak 3 hari; (5) Jam belajar efektif ditentukan sebagai berikut :

a.  TKLB :
1.  Jumlah  jam  bermain  dan  belajar  efektif  setiap  minggu  minimal  30  jam pelajaran, dengan alokasi waktu 30 menit per jam pelajaran;

b.  SDLB :
1.  Kurikulum 2006 SDLB
Jam belajar efektif setiap minggu untuk kelas I SDLB 26 jam dan maksimal 31 jam pelajaran perminggu dengan alokasi waktu untuk Tunanetra(A), Tunarungu(B), Tunadaksa(D), Tunalaras(E) 30 menit per jam pelajaran, dan untuk Tunagrahita(C), Tunadaksa Sedang(D1), Tunaganda(G) sebanyak 30 menit.

Jam belajar efektif kelas II kelas  III SDLB 28 jam dan maksimal 32 jam perminggu pelajaran dengan alokasi waktu untuk Tunanetra (A), Tunarungu(B), Tunadaksa(D), Tunalaras(E) 35 menit per jam pelajaran sedangkan untuk Tunagrahita(C), Tunadaksa Sedang(D1), Tunaganda(G) sebanyak 30 menit.

Jam belajar efektif setiap minggu untuk SDLB 32 jam dan maksimal 34 jam pelajaran    perminggu dengan alokasi waktu untuk Tunanetra(A), Tunarungu(B), Tunadaksa(D), Tunalaras(E) 35 menit per jam pelajaran sedangkan untuk Tunagrahita (C), Tunadaksa Sedang(D1), Tunag menit Jam belajar efektif setiap minggu.

c.  SMPLB
1.   Kurikulum 2006 SMPLB
Jam belajar efektif setiap minggu 34 jam pelajaran dengan alokasi waktu satu jam pelajaran 35 menit untuk Tunanetra(A), Tunarungu(B), Tunadaksa(D), Tunalaras(E), Tunagrahita(C), Tunadaksa Sedang(D1), dan Tuna Ganda(G).

d.  SMALB
1.   Kurikulum 2006 SMALB
Jumlah jam belajar efektif setiap minggu sejumlah 38 jam pelajaran dengan alokasi waktu setiap jam pelajaran 40 menit untuk Tuna Netra(A), Tuna Rungu(B), Tuna Daksa(D), Tuna Laras(E), Tuna Grahita(C), Tuna Daksa Sedang(D1), dan Tuna Ganda(G).

e.  SMA
1.   Kurikulum 2006 
Jam belajar efektif setiap minggu untuk kelas X sejumlah 38 jam pelajaran dengan alokasi waktu setiap jam pelajaran 45 menit, sedangkan kelas XI dan XII sejumlah 39 jam dengan alokasi waktu setiap jam pelajaran 45 menit.

2.   Kurikulum 2013
Jam belajar efektif setiap minggu untuk kelas X sejumlah 42 jam pelajaran dengan alokasi waktu setiap jam pelajaran 45 menit, sedangkan kelas XI dan XII sejumlah 44 jam dengan alokasi waktu setiap jam pelajaran 45 menit.

f.   SMK Program 3 Tahun
1.   Kurikulum 2006
Jam belajar efektif setiap minggu sebanyak 46 jam pelajaran dengan alokasi waktu 45 menit setiap jam pelajaran.

2.   Kurikulum 2013
Jam belajar efektif setiap minggu sebanyak 48 jam pelajaran dengan alokasi waktu 45 menit setiap jam pelajaran.

g.  SMK Program 4 Tahun
1.  Jumlah jam beban belajar untuk kelas X, XI dan XII sama dengan waktu beban belajar SMK Program 3 tahun;

2.  Jumlah beban belajar selama 1 tahun untuk tingkat IV pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu, dan jumlah beban belajar pada semester genap paling sedikit 14 minggu.

Pasal 6

(1) Pada  awal  tahun  pelajaran,  Kepala  Satuan  Pendidikan  berkewajiban  membuat program yang meliputi :
a.  Program Kerja Tahunan sekolah berdasar Raport Mutu atau EDS;
b.  Rencana Kerja Sekolah (RKS) atau Rencana Kerja Taman Kanak-kanak (RKTK);
c.  Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) atau Rencana Kegiatan dan
Anggaran Taman Kanak–kanak (RKATK);
d.  Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP);
e.  Program supervisi kelas dan tindaklanjutnya.

(2) Pada permulaan semester, guru berkewajiban membuat program yang meliputi:
a.  Program semester;
b.  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran/RPP, UKBM bagi sekolah yang melaksanakan SKS;
c.  Program  kegiatan  ekstrakurikuler/pengembangan diri,  khusus  bagi  guru  yang diberi tugas sebagai pembina kegiatan ekstrakurikuler;
d.  Program kegiatan Bimbingan Konseling (BK), Guru TIK, khusus bagi guru yang dibebani tugas sebagai guru BK;
e.  Mengembangkan IPTEK sesuai tuntutan stakeholder. 


BAB V
KEGIATAN TENGAH SEMESTER

Pasal 7
(1) Tengah semester adalah penggalan paruh waktu yang ada pada semester ganjil dan semester genap;
(2) Pada tengah semester satuan pendidikan dapat melakukan kegiatan Pekan Olah raga dan Seni (PORSENI), lomba kreativitas, atau praktik pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan bakat, kepribadian, prestasi  dan  kreativitas peserta didik dalam rangka pengembangan pendidikan anak seutuhnya;

(3) Kegiatan tengah semester direncanakan dan dilaksanakan oleh sekolah selama 3 (tiga)
hari pada semester ganjil.

BAB VI
PENILAIAN HASIL BELAJAR

Pasal 8

(1) Penilaian hasil belajar merupakan tanggung jawab Kepala Sekolah yang dilaksanakan oleh guru dan dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi;

(2) Penilaian hasil belajar pada akhir satuan pendidikan, dilaksanakan dalam bentuk Ujian yang akan diatur tersendiri.

Pasal 9

(1) Penyerahan buku laporan penilaian perkembangan peserta didik; buku laporan pribadi dan buku penilaian hasil belajar dilaksanakan :
a.  Untuk semester ganjil, pada hari kerja sehari sebelum libur semester ganjil;
b.  Untuk semester genap, pada hari kerja sehari sebelum libur semester genap.

(2) Penyerahan buku laporan pribadi dan buku penilaian hasil belajar khusus kelas VI SDLB, kelas IX SMPLB, kelas XII SMA dan SMALB, serta kelas XII SMK pada semester genap diatur bersama-sama dengan penyerahan Ijazah, dan lain-lain.

Pasal 10
Waktu pelaksanaan ujian ditentukan sebagai berikut :
a.  Ujian SDLB diselenggarakan pada minggu ketiga bulan Mei 2020;
b.  Ujian Nasional SMPLB diselenggarakan pada minggu kedua bulan Mei 2020;
c.  Ujian Nasional SMA, dan SMALB diselenggarakan pada minggu pertama bulan April
2020;
d.  Ujian Nasional  SMK untuk mata uji normatif, adaptif diselenggarakan pada minggu akhir bulan Maret 2020;
e.  Ujian Nasional  SMK untuk mata uji produktif diselenggarakan pada minggu ketiga bulan Februari 2020.
f.   Ketentuan lain menyangkut Ujian yang meliputi Ujian Sekolah diatur dalam ketentuan tersendiri. 


BAB VII
LIBUR SEKOLAH

Pasal 11
(1) Libur Semester ganjil berlangsung selama 8 (delapan) hari;

(2) Libur Semester genap berlangsung selama 18 (delapan belas) hari.

(3) Satuan Pendidikan dapat menetapkan hari-hari libur selain dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dengan persetujuan Komite Sekolah dan dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, setempat sesuai dengan kewenangannya dengan catatan tidak mengurangi jumlah jam belajar efektif selama satu tahun pelajaran;

BAB VIII
HARI LIBUR PADA BULAN RAMADHAN

Pasal 12
(1) Libur awal Ramadhan adalah tiga hari efektif, mulai satu hari efektif sebelum tanggal 1
Ramadhan sampai tanggal 2 Ramadhan 1441 H;

(2) Hari Libur sekitar Idul Fitri adalah empat hari efektif sebelum tanggal 1 Syawal dan enam hari efektif sesudah 2 Syawal ditetapkan Kementerian Agama untuk seluruh satuan pendidikan;

(2) Satuan  Pendidikan  dapat  menetapkan  hari-hari  dalam  bulan  Ramadhan  selain dimaksud dalam ayat (1) sebagai hari belajar untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa atau hari libur dengan persetujuan Komite Sekolah dan dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Dinas Pendidikan Provinsi sesuai dengan kewenangannya;

(3) Satuan   Pendidikan   yang   melakukan   libur   bulan   Ramadhan   selain   hari-hari sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), supaya mengisi hari libur tersebut dengan berbagai kegiatan yang diarahkan pada peningkatan akhlaq mulia, pemahaman, pendalaman dan amaliah agama, termasuk berbagai kegiatan ekstrakurikuler lainnya yang bernuansa moral, sebagaimana tercantum pada Lampiran Keputusan ini;

BAB IX
KETENTUAN LAIN DAN PENUTUP

Pasal 13
(1) Keputusan ini berlaku sebagai pedoman untuk semua satuan pendidikan baik Negeri maupun Swasta di Provinsi Jawa Timur;

(2) Hal-hal yang belum ditetapkan dalam ketentuan ini akan ditetapkan kemudian dalam
Keputusan tersendiri;

(3) Dengan berlakunya Keputusan ini, maka Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur  Nomor: 188/3112/101.1/2017 Maret 2017  tentang Hari  Efektif, Hari Efektif Fakultatif dan Hari Libur Bagi Satuan Pendidikan Di Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2018/2019 dan ketentuan lain yang bertentangan dengan keputusan ini dicabut dan dinyatakan tidak berlaku;

(4) Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan catatan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan akan dibetulkan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di: Surabaya
Pada tanggal: Maret 2019 

KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR,
ttd.
Dr,  SAIFUL RACHMAN, MM, M.Pd
Pembina Utama Madya
NIP. 19590503 198503 1 018 

File Preview:



Download File:

Belum ada Komentar untuk "Kalender Pendidikan Tahun 2019-2020 Provinsi Jawa Timur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel