Menyongsong Bonus Demografi Penduduk dengan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Lulusan SMK

Berikut ini berkas mengenai Menyongsong Bonus Demografi Penduduk dengan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Lulusan SMK. Download file format PDF. Berkas ini merupakan salah satu Vocational Education Policy, White Paper yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMK - Dirjen Dikdasmen - Kemdikbud RI.

Menyongsong Bonus Demografi Penduduk dengan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Lulusan SMK
Menyongsong Bonus Demografi Penduduk dengan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Lulusan SMK

Menyongsong Bonus Demografi Penduduk dengan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Lulusan SMK

Bonus demografi, atau sering juga disebut dengan istilah demographic gift merupakan keuntungan ekonomis yang disebabkan oleh menurunnya rasio ketergantungan sebagai hasil dari proses penurunan fertilitas jangka panjang (Adioetomo, 2005). Indonesia diprediksi akan mengalami masa bonus demografi pada 2030-2040. Kondisi ini ditandai dengan jumlah penduduk usia produktif (berusia 15-64 tahun) yang lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun). Pada periode tersebut, penduduk usia produktif diprediksi mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk yang diproyeksikan sebesar 297 juta jiwa (DSF, 2011).

Kesempatan untuk menikmati bonus demografi masanya terbatas. Peluang untuk meraih bonus demografi terbesar terjadi pada periode yang dinamakan window of opportunity, yakni menjelang berakhirnya periode emas transisi demografi. Pada periode ini, angka rasio ketergantungan berada pada titik yang terendah, biasanya di bawah 50% (Adioetomo, 2005). Artinya, jumlah penduduk usia kerja saat itu lebih dari dua kali lipat penduduk non usia kerja (atau rasio penduduk usia kerja per non usia kerja adalah lebih dari dua).

Agar Indonesia dapat memetik manfaat maksimal dari bonus demografi, ketersediaan sumber daya manusia usia produktif yang melimpah harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dari sisi pendidikan dan keterampilan, termasuk kaitannya dalam menghadapi keterbukaan pasar tenaga kerja. Menurut. Bloom et al. (2003), minimal terdapat tiga saluran utama dari pengaruh transisi demografi ke pertumbuhan ekonomi, yakni melalui: 1) peningkatan tenaga kerja; 2) peningkatan tingkat tabungan nasional; dan 3) peningkatan modal manusia. Bonus demografi dapat menjadi bencana apabila tidak dimaksimalkan mmanfaatnya. Dengan tingginya jumlah penduduk usia produktif, apabila tidak tersedia lapangan kerja maka dapat menambah jumlah angka pengangguran dan menurunkan tingkat produktivitas masyarakat dan negara. Pemerintah diharapkan dapat memaksimalkan tenaga kerja di Indonesia dengan membuka lapangan pekerjaan dan membantu masyarakat meningkatkan keterampilan mereka (Manik, 2017).

Kajian kebijakan ini mengupas tentang kependudukan dan ketenagakerjaan penduduk Indonesia, khususnya penduduk lulusan SMK pada usia 18 hingga 25 tahun. Dengan memanfaatkan dan menganalisa data tersebut, diharapkan diperoleh gambaran yang lebih terperinci tentang kependudukan dan ketenagakerjaan penduduk Indonesia. Diharapkan informasi yang dihasilkan dapat menjadi suatu pertimbangan bagi pihak yang terkait dalam proses pembuatan rekomendasi dan perumusan kebijakan dalam menyongsong bonus demografi penduduk dengan peningkatan kualitas sumber daya lulusan SMK.

Tujuan kajian kebijakan ini adalah untuk mendiskripsikan dan mengevaluasi tentang fenomena tingkat pengangguran di Indonesia pada usia 18 sampai 25 tahun, khususnya pada penduduk lulusan SMK serta menganalisis hubungan antara tingkat Pendidikan dan kelompok umur terhadap tingkat pengangguran di Indonesia.

Kajian kebijakan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang dapat dijadikan bahan masukan bagi pemerintah dalam rangka mengambil kebijakan di bidang ketenagakerjaan yang berkaitan dengan pengangguran di Indonesia khususnya untuk penduduk lulusan SMK usia 18 hingga 25 tahun. Untuk pembaca, kajian kebijakan ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai referensi atau pembanding bagi kajian kebijakan berikutnya serta dapat memberikan landasan untuk kajian kebijakan dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pengangguran.
Selengkapnya mengenai isi dan susunan berkas paper Menyongsong Bonus Demografi Penduduk dengan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Lulusan SMK ini, silahkan lihat pada file preview dan download pada link di bawah ini.

File Preview:



Download File:

Belum ada Komentar untuk "Menyongsong Bonus Demografi Penduduk dengan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Lulusan SMK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel